Pedoman Media Siber
Rumah & Kota menundukkan diri pada Pedoman Pemberitaan Media Siber (Dewan Pers, 2012) dan Kode Etik Jurnalistik, yang naskah lengkapnya tersedia di dewanpers.or.id. Halaman ini bukan salinan kedua dokumen itu, melainkan catatan mengenai bagaimana kami menerjemahkannya ke dalam praktik sehari-hari sebuah redaksi kecil yang menulis tentang properti dan kota.
Verifikasi
Informasi tentang harga, bunga, regulasi, dan rencana kota berubah cepat dan mudah disalahartikan. Kami memeriksa setiap angka ke sumber asalnya, membedakan dengan tegas antara fakta dan opini, dan menyebut dengan jelas bila sebuah informasi berasal dari pihak yang berkepentingan, seperti pengembang atau agen. Tulisan yang bergantung pada satu sumber yang belum terkonfirmasi tidak kami terbitkan sebagai berita; paling jauh ia menjadi catatan dengan peringatan.
Ralat dan pembaruan
Kekeliruan diperbaiki pada tulisan asli, dengan keterangan yang menyebut apa yang berubah dan kapan. Kami tidak mengganti isi secara senyap. Tulisan lama yang keadaannya telah berubah, misalnya karena aturan baru, kami beri catatan pembaruan di bagian atas alih-alih dihapus.
Jawab dan koreksi
Setiap pihak yang dirugikan oleh pemberitaan berhak atas hak jawab, dan setiap pembaca berhak mengajukan koreksi. Keduanya dilayani melalui alamat redaksi, dimuat secara proporsional pada tulisan yang dipersoalkan, dan tidak dikenai biaya dalam bentuk apa pun. Kami tidak menuntut pemohon membuktikan kerugian terlebih dahulu.
Konten berbayar
Advertorial, konten kemitraan, dan penyebutan berbayar dalam panduan diberi label yang tidak mungkin terlewat, ditempatkan di bagian atas tulisan. Tautan di dalamnya memakai atribut sponsored. Redaksi tetap memegang kendali penyuntingan, dan tidak ada pengiklan yang dapat membeli penilaian kami atas sebuah kawasan, proyek, atau produk pembiayaan.
Mengapa tidak ada ruang komentar
Pedoman Dewan Pers mewajibkan media bertanggung jawab atas isi buatan pengguna yang ditayangkannya. Kami mengambil jalan yang paling jujur bagi redaksi sekecil ini: tidak menyediakan kolom komentar sama sekali, dan mengundang tanggapan lewat surel, yang kami muat sebagai surat pembaca bila layak.
Penurunan tulisan
Permintaan penghapusan kami nilai satu per satu. Alasan yang kami pertimbangkan antara lain privasi orang yang bukan tokoh publik, data pribadi yang tercantum tanpa dasar, dan informasi yang terbukti keliru secara mendasar. Ketidaknyamanan pihak yang diberitakan, atau keberatan dari pengiklan, bukan alasan untuk menurunkan tulisan. Keputusan dan dasarnya kami sampaikan kepada pemohon.
Pemisahan
Urusan iklan dan urusan redaksi berjalan di jalur yang berbeda, dengan alamat surel yang berbeda. Penulis tidak mengetahui siapa yang beriklan ketika ia menulis, dan pengiklan tidak mengetahui apa yang akan ditulis sebelum terbit.