Edisi 13 Oktober 2026Tempat tinggal, tempat tumbuh.
← Rumah & KotaRenovasi

Meninggalkan rumah untuk mudik: daftar periksa agar pulang tidak disambut masalah

Rumah yang ditinggal seminggu atau lebih menghadapi hujan, listrik, hama, dan ketidakhadiran penghuninya sekaligus. Persiapan yang teratur membuat kepulangan terasa seperti pulang, bukan seperti memulai perbaikan.

Meninggalkan rumah untuk mudik: daftar periksa agar pulang tidak disambut masalah
Foto: P / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Setiap tahun, beberapa hari sebelum hari raya, rumah-rumah di kota mulai ditinggalkan penghuninya. Kebanyakan persiapannya berpusat pada perjalanan: tiket, oleh-oleh, dan pakaian. Rumah yang ditinggal biasanya hanya mendapat satu perhatian terakhir saat mengunci pintu. Padahal, rumah yang kosong selama satu sampai dua minggu di tengah musim yang masih sering hujan adalah rumah yang paling rentan terhadap kerusakan kecil yang membesar tanpa ada yang melihat.

Air dan listrik: dua hal yang bekerja sendiri saat Anda tidak ada

Baca juga: Jamur di dinding dan plafon: temukan sumber lembapnya sebelum mengecat ulang

Mulailah dari air. Tutup keran utama kalau rumah tidak membutuhkan pasokan selama ditinggal, atau setidaknya pastikan tidak ada keran yang menetes dan tangki toren tidak meluap. Pompa air otomatis yang menyala terus karena kebocoran kecil bisa terbakar atau menghabiskan listrik satu bulan dalam seminggu. Periksa talang dan saluran air hujan sekali lagi; sumbatan yang biasanya bisa Anda tangani saat hujan datang kini tidak akan ada yang menangani.

Untuk listrik, cabut semua peralatan yang tidak perlu menyala: televisi, pengisi daya, dispenser, pemanas air, dan alat dapur. Sisakan kulkas kalau isinya masih layak disimpan, atau kosongkan dan matikan sekalian lalu biarkan pintunya terbuka sedikit agar tidak berbau. Kalau rumah punya lampu dengan pengatur waktu, atur satu atau dua lampu menyala di malam hari; rumah yang gelap total selama seminggu mudah dikenali sebagai rumah kosong.

Hama, bau, dan orang yang bisa dititipi

Bawa keluar semua sampah, kosongkan tempat sampah dapur, dan tutup lubang pembuangan di lantai kamar mandi dengan penutup atau kantong berisi air. Lubang pembuangan yang terbuka adalah jalan masuk kecoa dan tikus saat rumah sepi, dan juga sumber bau yang naik karena air di saluran mengering. Simpan makanan kering dalam wadah tertutup, dan bersihkan sisa makanan dari kompor dan meja.

Tutup jendela, kunci semua pintu, dan pastikan tidak ada barang berharga yang terlihat dari luar. Yang paling penting adalah orang: beri tahu tetangga yang dipercaya atau pengurus lingkungan bahwa rumah kosong, sampai kapan, dan nomor yang bisa dihubungi. Kalau ada yang bersedia, titipkan kunci untuk keadaan darurat dan minta tolong mengecek rumah sekali setelah hujan deras. Hubungan bertetangga yang dibangun sepanjang tahun paling terasa gunanya di saat seperti ini.

Terakhir, foto kondisi rumah sebelum berangkat, termasuk meteran listrik dan air. Kalau sepulang mudik ada yang berbeda, Anda punya pembanding, dan kalau tidak ada yang berbeda, Anda punya ketenangan.

MK
Mira KusumoMira Kusumo bergabung pada 2024 dan sejak itu banyak menulis tentang sewa dan tata kota. Pengalamannya berpindah kontrakan delapan kali di satu kota yang sama menjadi dasar sebagian besar tulisannya tentang hak penyewa.