Menyewakan kamar kosong di rumah sendiri: aturan dasar sebelum memasang papan terima kos
Kamar kosong bisa jadi penghasilan, atau sumber keributan rumah tangga.

Anak sudah kuliah di kota lain, atau rumah yang dibeli ternyata lebih besar dari kebutuhan. Kamar kosong itu menganggur, dan terpikir untuk menyewakannya. Banyak keluarga menjalani ini dengan baik selama bertahun-tahun. Banyak pula yang berhenti setelah penyewa pertama, bukan karena uangnya tidak cukup, tetapi karena mereka tidak siap berbagi rumah dengan orang asing.
Menyewakan kamar berbeda dari menyewakan rumah. Anda tidak menyerahkan properti lalu pergi; Anda mengundang seseorang masuk ke dalam kehidupan sehari-hari keluarga. Aturan harus jelas sejak awal, dan sebaiknya tertulis.
Baca juga: Sewa rumah berperabot atau kosong: menghitung yang tidak terlihat di iklan
Tentukan batas sebelum ada yang melanggarnya
Putuskan hal-hal yang terdengar sepele tetapi akan menjadi sumber gesekan: apakah penyewa boleh memakai dapur, dan pada jam berapa. Apakah boleh menerima tamu, dan sampai jam berapa. Bagaimana soal kamar mandi, cucian, dan tempat parkir. Apakah ada pembatasan merokok, hewan, atau suara setelah malam.
Tuliskan semuanya dalam satu halaman sederhana dan berikan sebelum penyewa membayar. Orang yang keberatan dengan aturan Anda lebih baik mundur sekarang daripada bertengkar bulan depan. Aturan tertulis juga melindungi penyewa dari perubahan mendadak yang terasa sewenang-wenang.
Pikirkan pula soal keamanan dua arah. Penyewa membawa barang berharga ke rumah Anda; Anda membuka rumah untuk orang yang baru dikenal. Kunci kamar yang baik, akses pintu depan yang disepakati, dan salinan identitas penyewa adalah kebutuhan dasar, bukan tanda curiga.
Uang dan tetangga
Sepakati harga, tanggal bayar, dan apa yang termasuk di dalamnya: listrik, air, internet, atau tidak sama sekali. Kalau listrik ditanggung bersama, tetapkan sejak awal bagaimana pembagiannya agar tagihan yang naik saat kemarau panjang tidak menjadi bahan perdebatan.
Beri tahu pengurus RT bahwa ada penghuni tambahan. Di banyak lingkungan, penyewa wajib dilaporkan, dan tetangga yang diberi tahu lebih awal akan jauh lebih ramah daripada tetangga yang tiba-tiba melihat orang asing keluar masuk rumah Anda.
Terakhir, jujurlah pada diri sendiri tentang kesiapan keluarga. Kalau ada anggota rumah yang sejak awal tidak nyaman, penghasilan tambahan itu akan terasa terlalu mahal. Kamar kosong bisa menunggu; kedamaian rumah lebih sulit dibeli kembali.